Minggu, 26 Mei 2024

Sebelum membeli perhiasan berlian, Anda harus mengerti beberapa hal mengenai spesifikasi dan kualitas berlian. Kualitas berlian pada umumnya ditentukan oleh aspek yang disebut 4C diamond. Selanjutnya, standar inilah yang kemudian dipakai oleh lembaga penilaian berlian seperti GIA (Gemological Institute of America).

Karena 4C menentukan kualitas dan keindahan berlian, maka Anda perlu mengenali apa itu 4C. Artikel ini akan membahas 4C berlian yang terdiri dari carat, color, cut, dan juga clarity.

Mengenal 4C Diamond Pada Perhiasan Berlian

Berikut pembahasan masing-masing aspek pada perhiasan berlian:

1. Color atau Warna

Aspek kualitas berlian yang pertama adalah color atau warna berlian. Pada umumnya, berlian putih memiliki kecenderungan warna tertentu. Semakin sedikit warnanya, maka semakin tinggi pula harganya. Skala warna in biasanya didasarkan pada seberapa banyak jumlah warna kuning pada perhiasan berlian putih alami.

Skala warna pada perhiasan berlian dimulai dari yang paling tinggi yaitu D sampai yang terendah yaitu Z. Kemudian, skala tersebut dibagi lagi menjadi lima kelompok yaitu sebagai berikut:

  • Colourless antara skala D sampai dengan F, grade ini adalah grade terbaik dan paling langka. 

  • Near colourless antara skala G sampai dengan J, grade ini sudah cukup baik dan terjangkau.

  • Faint yellow antara skala K sampai dengan M, grade ini kurang direkomendasikan.

  • Very light yellow antara skala N sampai dengan R, grade ini tidak direkomendasikan.

  • Light yellow antara skala S sampai dengan Z, grade ini direkomendasikan untuk Anda hindari. 

2. Clarity atau Kejernihan

Berlian bisa terlihat indah karena kilau dan kejernihannya. Tidak heran jika clarity menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas perhiasan berlian. Aspek 4C diamond ini menunjukkan kemurnian internal dari sebuah berlian.

Pada saat proses pembuatannya secara alami, mungkin akan ada benda ataupun zat lain di dalam berlian yang lebih dikenal dengan istilah inklusi. Jika inklusi atau karakteristiknya sedikit, maka berlian tersebut nilainya akan tinggi. Berikut ini adalah grade untuk kejernihan berlian:

  • Flawless atau FL adalah yang paling langka.

  • Internally Flawless atau IF, sudah sangat berkualitas mendekati FL.

  • Very Very Slightly Included atau VVS, sudah sangat berkualitas.

  • Very Slightly Included atau VS, sudah cukup berkualitas.

  • Slightly Included atau SI.

  • Included atau I.

3. Cut atau Potongan Berlian

Bentuk berlian paling populer adalah bulat atau round dengan 57/58 facet. Potongan berlian ini sangat populer lantaran mampu menghadirkan kilauan yang indah. Bahkan, potongan berlian lebih penting dari color ataupun clarity. Pasalnya, potongan berlian menentukan keseimbangan dari segi api, kecemerlangan, dan juga kilau. Pastikan potongan berlian yang Anda pilih menggunakan kualitas terbaik agar kilaunya semakin indah. 

4. Carat Weight atau Berat Karat

Aspek 4C pada berlian yang terakhir adalah carat weight atau berat karat. Carat pada berlian berbeda dengan karat pada emas. Carat pada berlian menunjukkan berat berlian sesuai standar yang ada. Ukuran berlian yang sama, belum tentu memiliki berat yang sama. Semakin berat berlian harganya akan semakin mahal dan membuat perhiasan semakin indah. 

Itulah pembahasan lengkap mengenai aspek 4C yang terdiri dari carat, color, cut, dan juga clarity. Pastikan Anda memahami 4C diamond sebelum membeli perhiasan berlian agar tidak salah beli. Jika menginginkan jaminan kualitas pada perhiasan berlian, Anda bisa membeli perhiasan di MONDIAL. Beragam koleksi mulai dari yang minimalis sampai yang mewah ditawarkan #MONDIAL untuk Anda. Lihat semua koleksinya dengan mengunjungi website resmi, akun Instagram, atau butik terdekat. 


Mengenal Apa Itu 4C Diamond Pada Perhiasan Berlian

Sabtu, 04 Mei 2024

Air merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Namun, sumber daya ini tidaklah tak terbatas. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menghemat air dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cara untuk menghemat air adalah dengan memilih model kran air yang tepat.

Kran air yang bocor dapat membuang air secara signifikan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kran air yang bocor selama 10 menit dapat membuang 2.400 liter air per tahun. Oleh karena itu, penting untuk memilih kran air yang berkualitas dan tahan lama.


Berikut adalah beberapa tips untuk memilih model kran air yang tepat untuk menghemat air:


1. Pilih kran air dengan teknologi hemat air.


Saat ini, banyak tersedia kran air dengan teknologi hemat air. Teknologi ini dapat membantu mengurangi aliran air tanpa mengurangi fungsinya. Beberapa teknologi hemat air yang umum digunakan antara lain:


  • Aerator: Aerator adalah alat yang dipasang pada ujung kran air untuk mencampurkan air dengan udara. Hal ini dapat membuat aliran air terasa lebih deras dan kuat tanpa harus menggunakan lebih banyak air.

  • Low-flow: Kran air low-flow memiliki aliran air yang lebih kecil daripada kran air biasa. Hal ini dapat membantu mengurangi konsumsi air secara signifikan.

  • Sensor sentuh: Kran air sensor sentuh hanya mengalirkan air saat tangan menyentuh sensor. Hal ini dapat membantu mencegah pemborosan air, terutama saat mencuci tangan atau menyikat gigi.


2. Pilih kran air dengan ukuran yang sesuai.


Pilihlah kran air dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Kran air yang terlalu besar akan mengalirkan lebih banyak air daripada yang Anda butuhkan.


3. Periksa label keefektifan air.


Saat membeli kran air, carilah label keefektifan air. Label ini menunjukkan berapa banyak air yang digunakan oleh kran air tersebut per galon. Semakin rendah angkanya, semakin hemat air kran air tersebut.


4. Rawat kran air dengan baik.


Periksa kran air secara rutin untuk memastikan tidak ada kebocoran. bersihkan kran air secara berkala untuk mencegah kotoran menumpuk.




5. Gunakan cara menghemat air lainnya.


Selain memilih kran air yang tepat, Anda juga dapat menghemat air dengan cara lain, seperti:


  • Matikan air saat tidak digunakan.

  • Mandi sebentar.

  • Gunakan shower daripada bathtub.

  • Siram tanaman dengan air bekas cucian.

  • Kumpulkan air hujan untuk menyiram tanaman.


Dengan memilih model kran air yang tepat dan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat menghemat air dan membantu menjaga kelestarian lingkungan. Untuk pilihan produk kran air berkualitas, produk kran air KOHLER menjadi rekomendasi terbaik dan berkualitas.


Kesimpulan


Memilih model kran air yang tepat adalah salah satu cara mudah untuk menghemat air. Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat membantu menjaga kelestarian lingkungan dan menghemat uang untuk tagihan air.


Tips Hemat Air dengan Memilih Model Kran Air yang Tepat